Unesa Ambil Peran di KSTI ITB, Satu Forum dengan Presiden Prabowo dan Peraih Nobel
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) turut hadir dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 7–9 Agustus 2025.
Delegasi Unesa dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Inovasi, Publikasi, dan Pemeringkatan, Bambang Sigit Widodo, bersama Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Muhammad Turhan Yani, Direktur Inovasi Nadi Suprapto, serta Dekan Fakultas Vokasi, Suprapto.
Ajang bergengsi ini diinisiasi oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, sebagai sarana strategis memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Tujuannya, mendorong pertumbuhan sekaligus pemerataan ekonomi dengan berbasis pada sains dan teknologi.
Konvensi resmi dibuka dengan pidato kunci Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto, dan dihadiri oleh jajaran menteri Kabinet Merah Putih, para peraih Nobel, serta tokoh penting dari kalangan industri.
Bertempat di Gedung Sabuga ITB, KSTI berhasil menghadirkan lebih dari 2.000 peserta yang terdiri atas pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), sejumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS), peneliti, akademisi, hingga praktisi industri.
Selain konferensi, acara juga menampilkan pameran produk riset dan inovasi dari perguruan tinggi dan industri yang dipamerkan di area kampus ITB. Hal ini memberikan kesempatan peserta untuk menyaksikan langsung beragam terobosan yang telah dihasilkan.
Menurut Direktur LPPM Unesa, Muhammad Turhan Yani, keterlibatan Unesa dalam KSTI memiliki arti penting pada dua hal utama. Pertama, sains dan teknologi merupakan pilar perguruan tinggi dalam memberi kontribusi bagi pembangunan bangsa, termasuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. Kedua, riset saintek perlu diperluas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama industri, agar inovasi dan hasil penelitian dapat lebih cepat dihilirkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“LPPM Unesa akan terus memacu para peneliti dan dosen untuk aktif membangun kolaborasi serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi bangsa,” tegas Turhan.
Kehadiran Unesa dalam forum strategis ini menjadi bukti konsistensi universitas untuk memperkuat kontribusi dalam bidang sains, teknologi, dan inovasi demi kemajuan Indonesia.
Share It On: