UNESA Perkuat Kolaborasi Riset Global Lewat Forum Elsevier di Jakarta
Direktorat Inovasi, Pemeringkatan, dan Publikasi Ilmiah (IPPI) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menegaskan keseriusannya dalam mendorong kualitas riset dan memperluas jangkauan publikasi ilmiah di kancah internasional. Hal ini terlihat dari kehadiran Direktur IPPI UNESA, Prof. Dr. Nadi Suprapto, S.Pd., M.Pd., Ph.D., bersama Kepala Subdirektorat Publikasi, Dr. Binar Kurnia Prahani, S.Pd., M.Pd., dalam konferensi bertajuk "Southeast Asia Tomorrow Today in Research 2026" yang berlangsung di Hotel The Westin Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Acara yang diselenggarakan oleh Elsevier ini mempertemukan pimpinan perguruan tinggi, peneliti, dan pengelola riset dari kawasan Asia Tenggara serta Asia Selatan. Sejumlah topik penting menjadi bahasan utama, di antaranya pengelolaan riset berbasis data, penguatan jaringan kerja sama antarlembaga, pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia riset, hingga pengaruhnya terhadap reputasi dan posisi kampus dalam pemeringkatan global.
Acara dibuka dengan sesi keynote yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, serta pakar dari sejumlah institusi luar negeri seperti National University of Singapore, Mahidol University, Jeonbuk National University, dan Sunway University. Melalui sesi tersebut, para pembicara membahas cara-cara perguruan tinggi mengoptimalkan profil peneliti, menata ekosistem data riset, serta merancang strategi komunikasi hasil penelitian agar mampu mendongkrak performa di pemeringkatan universitas dunia.
Prof. Nadi Suprapto menyampaikan bahwa keikutsertaan UNESA dalam forum ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan arah kebijakan riset kampus dengan perkembangan tren global. Menurutnya, pengelolaan riset kini tidak lagi berfokus semata pada jumlah publikasi, tetapi lebih pada bagaimana hasil riset UNESA memiliki visibilitas tinggi, memberi dampak nyata bagi masyarakat, dan terhubung dengan jejaring kolaborasi internasional.
Sementara itu, Dr. Binar Kurnia Prahani menekankan pentingnya peningkatan kapasitas peneliti serta optimalisasi indeksasi jurnal-jurnal UNESA agar dapat bersaing di level global. Ia menyebut diskusi bersama pengelola riset se-Asia Tenggara memberikan banyak masukan berharga, terutama soal pemanfaatan AI secara bijak dalam ekosistem riset dan penguatan profil peneliti. Langkah selanjutnya, kata dia, adalah mengaplikasikan wawasan tersebut untuk mempercepat peningkatan kualitas dan jangkauan publikasi akademisi UNESA.
Melalui partisipasi dalam forum ini, Direktorat IPPI UNESA berharap dapat membawa pulang rekomendasi dan praktik terbaik internasional guna memperkuat posisi UNESA sebagai perguruan tinggi unggul yang berdaya saing di tingkat global.
Share It On: